Detail Berita
Daftar Marga Batak Setiap kelompok Etnis
admin 25-07-2024Suku Batak adalah istilah yang digunakan untuk merujuk berbagai kelompok etnis yang memiliki keterkaitan bahasa, budaya, dan marga di Sumatera Utara. Suku Batak terdiri dari 6 kelompok etnis yaitu: Angkola, Karo, Mandailing, Pakpak, Simalungun, dan Toba.
Setiap kelompok etnis memiliki marga yang diwariskan kepada setiap keturunannya. Terdapat beberapa marga menyebar dalam konteks budaya etnis yang berbeda.
Daftar marga dalam tiap kelompok etnis
Batak Angkola
Beberapa marga Batak Angkola,yakni:
Batak Karo
Batak Karo memiliki lima marga utama yaitu: Ginting, Karo-Karo, Perangin-angin, Sembiring, dan Tarigan. Tiap marga memiliki sub-marga masing-masing.
- Ginting terdiri dari banyak sub-marga, antara lain:
- Karokaro terdiri dari banyak sub-marga, antara lain:
- Peranginangin terdiri dari banyak sub-marga, antara lain:
- Sembiring terdiri dari banyak sub-marga, antara lain:
- Tarigan terdiri dari banyak sub-marga, antara lain:
Batak Mandailing
Batak Pakpak
- Anakampun
- Angkat
- Bako
- Bancin
- Banurea
- Berampu
- Berasa
- Beringin
- Berutu
- Bintang
- Boangmanalu
- Capah
- Cibro
- Dabutar
- Gajah
- Gajah Manik
- Kebeaken
- Kesogihen
- Kaloko
- Kombih
- Kudadiri
- Lembeng
- Lingga
- Maha
- Maharaja
- Manik Kecupak
- Manik Pegagan
- Matanari
- Meka
- Maibang
- Mungkur
- Munthe
- Padang
- Padang Batanghari
- Pardosi
- Pasi
- Penarik
- Pinayungen
- Ramin
- Saing
- Sagala
- Sambo
- Saraan
- Sehun
- Sigalingging
- Siketang
- Simenjerang
- Sinamo
- Sitakar
- Solin
- Tendang
- Tinambunen
- Tindaon
- Tinendung
- Tumangger
- Turuten
- Ujung
- Ujung Saribu
Batak Simalungun
Simalungun memiliki 4 marga utama yaitu Damanik, Saragih, Purba dan Sinaga.
- Damanik terdiri dari banyak sub-marga, antara lain:
- Saragih terdiri dari banyak sub-marga, antara lain:
- Purba terdiri dari banyak sub-marga, antara lain:
- Sinaga terdiri dari banyak sub-marga, antara lain:
Batak Toba
Berikut adalah daftar marga-marga Batak Toba:
- Ambarita
- Aruan
- Bakkara
- Banjarnahor
(Marbun Banjarnahor) - Baringbing
(Tampubolon) - Batuara
(Nainggolan Batuara) - Batubara
- Butarbutar
- Bondar
(Pasaribu Bondar ) - Buaton
(Nainggolan Buaton) - Debataraja
(Simamora Debataraja ) - Doloksaribu
- Dongoran
(Siregar Dongoran) - Gorat
(Pasaribu Gorat ) - Gultom
(Samosir) - Gurning
- Habeahan
(Limbong) - Habeahan
(Pasaribu Habeahan) - Harahap
- Harianja
(Samosir) - Haro
- Haromunte
- Hasibuan
- Hasugian
- Hutabalian
(Nainggolan Hutabalian) - Hutabarat
- Hutagalung
- Hutagaol
- Hutahaean
- Hutajulu
- Hutanamora
- Hutapea
(Laguboti) - Hutapea
(Hutatoruan Hutapea) - Hutasoit
- Hutauruk
- Limbong
- Lubis
- Lumban Batu
(Marbun Lumbanbatu) - Lumban Gaol
(Marbun Lumbangaol) - Lumban Nahor
(Nainggolan Lumbannahor ) - Lumbanpea
(Tambunan Lumbanpea ) - Lumban Raja
(Nainggolan Lumbanraja) - Lumban Siantar
(Nainggolan Lumbansiantar) - Lumban Tobing
- Lumbantoruan
(Sihombing Lumbantoruan) - Lumban Tungkup
(Nainggolan Lumbantungkup ) - Maharaja
- Mahulae
(Nainggolan Mahulae) - Malau
- Manihuruk
- Manik
- Manurung
- Marpaung
- Matondang
- Munte
- Nababan
- Nadapdap
- Nadeak
- Nahampun
- Naibaho
- Naiborhu
- Napitu
- Napitupulu
- Ompusunggu
(Aritonang Ompusunggu) - Pakpahan
(Samosir) - Pandiangan
- Pane
(Sitorus Pane) - Pangaribuan
- Panggabean
- Panjaitan
- Parapat
- Pardede
- Pardosi
- Parhusip
(Nainggolan Parhusip) - Pinayungan
- Pintubatu
- Pohan
- Purba
- Pusuk
(Nainggolan Pusuk) - Rajagukguk
(Aritonang Rajagukguk) - Rambe
- Ritonga
(Siregar) - Rumabutar
(Manalu Rumabutar) - Rumagorga
(Manalu Rumagorga) - Rumahole
(Manalu Rumahole) - Rumahorbo
- Rumaijuk
(Manalu Rumaijuk) - Rumapea
- Rumasingap
- Rumasondi
- Sagala
- Saing
- Saragi
- Saruksuk
(Pasaribu) - Sarumpaet
- Sehun
(Marbun) - Siadari
- Siagian
- Siagian
(Siringoringo) - Siahaan
- Siahaan
(Nainggolan Siahaan) - Siallagan
- Siambaton
- Sianipar
- Sianturi
(Simatupang Sianturi) - Sibarani
- Sibagariang
- Sibangebange
(Sitompul) - Siboro
- Sibuea
- Siburian
(Simatupang Siburian) - Sidauruk
- Sidabalok
- Sidabariba
- Sidabungke
- Sidabutar
- Sidari
(Samosir) - Sidebang
- Sigalingging
- Sigiro
- Sigukguhi
(Manalu Sigukguhi) - Sihaloho
- Sihite
- Sihole
- Sijabat
- Silaban
- Silaen
- Silalahi
- Sileang
- Silitonga
- Simaibang
- Simalango
- Simandalahi
- Simangunsong
- Simanjorang
- Simanjuntak
- Simanullang
- Simanungkalit
- Simaremare
(Aritonang Simaremare) - Simargolang
- Simarmata
- Simarsoit
(Sihotang Simarsoit) - Simbolon
- Simorangkir
- Sinabutar
- Sinaga
- Sinabang
- Sinambela
- Sinurat
- Sipahutar
- Sipangkar
- Sipangpang
(Siringoringo) - Sipapaga
(Nainggolan) - Sipardabuan
(Sihotang Sipardabuan) - Sipayung
- Sirait
- Sirandos
(Sihotang Sirandos) - Siregar
- Siringoringo
- Sitanggang
- Sitangkar
- Sitindaon
- Sitinjak
(Samosir) - Sitio
- Sitohang
- Sitompul
- Sitorus
- Situmeang
- Situmorang
- Situngkir
- Sorganimusu
(Sihotang Sorganimusu) - Sorimunggu
(Manalu Sorimunggu) - Sormin
(Siregar) - Tamba
- Tambun
- Tambunan
- Tampubolon
- Tanjung
- Tarihoran
- Tinambunan
- Tobing
- Togatorop
(Simatupang Togatorop) - Torbandolok
(Sihotang Torbandolok) - Tumanggor
- Turnip
- Turutan
Marga Batak lain-lain
Untuk menambah pengetahuan dan khasanah marga-marga Batak, perlu ditambahkan beberapa sub-etnis Batak lainnya yang jarang diketahui. Dari sini diharapkan dapat diperoleh informasi mengenai penyebaran marga-marga Batak dan juga perubahannya sesuai sub-etnis yang ada.
Batak Pasisi (Pesisir)
Di Provinsi Sumatera Utara khususnya di pesisir barat Kabupaten Tapanuli Tengah sekitar wilayah Barus, hingga ke utara sampai pesisir perbatasan Aceh (Kabupaten Aceh Singkil), terdapat keturunan etnis Batak berbahasa Melayu Pesisir (Minang Pesisir). Sebagian masih menggunakan marga asli Batak mereka dari leluhurnya, sebagian menggunakan marga yang berasal dari nama suku Minangkabau (juga Aceh) namun dianggap marga oleh mereka. Beberapa diantara marga tersebut tidak ditemukan di luar wilayah ini. Keturunan Batak ini telah beradaptasi dan berasimilasi dengan penduduk keturunan Minangkabau yang dominan di pesisir barat sejak berabad-abad yang lalu.
Batak Tamiang di Langkat dan Aceh Tamiang[sunting | sunting sumber]
Di Provinsi Sumatera Utara khususnya di pesisir timur bagian utara di sekitar Kabupaten Langkat, terus ke utara hingga Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh yang bersuku Melayu, terdapat masyarakat asli (bukan pendatang) yang masih mengenali marga asli Batak mereka dari leluhurnya. Diduga mereka adalah keturunan sub-etnis Batak yang dekat dengan sub-etnis Karo, namun telah beradaptasi, berasimilasi, dan terabsorbsi sepenuhnya menjadi suku Melayu sejak berabad-abad yang lalu. Marga mereka nyaris punah karena tak lagi digunakan sejak beberapa generasi yang lalu. Beberapa marga mereka tak ditemukan penyebarannya di tempat lain.
- Bahorok • Basilam • Basirum • Berastampu • Bolak
- Gerning
- Kian • Kinayam
- Lausan • Lambosa
- Maranginangin
- Naondok • Nahambang
- Paman
- Sabat • Sapiam • Sibayang • Sitabat
- Tambak
- Ujung Pinayungan
Batak Pardembanan di Asahan
Di Provinsi Sumatera Utara khususnya di pesisir timur bagian selatan di sekitar Kabupaten Asahan yang bersuku Melayu, terdapat masyarakat asli (bukan pendatang) yang masih menggunakan marga asli Batak mereka dari leluhurnya, yaitu:
Batak Nadolok di Labuhanbatu
Di luar Provinsi Sumatera Utara, terdapat pula beberapa sub-etnis yang secara etnis dan bahasa dekat dengan kelompok etnis Batak di Sumatera Utara, khususnya dengan sub-etnis Batak Karo (Batak Alas dan Batak Kluet) dan sub-etnis Batak Pakpak (Batak Singkil). Mereka mendiami beberapa wilayah di bagian selatan Provinsi Aceh. Sejarah di masa lalu telah menempatkan mereka dan wilayah ulayat mereka di bawah kekuasaan Kesultanan Aceh. Kemudian dilanjutkan pada periode penjajahan Belanda dan diteruskan hingga masa kemerdekaan. Sebagian mereka masih menggunakan nama marga dalam kesehariannya. Beberapa marga adalah asimilasi dari pendatang asal Minangkabau dan juga Aceh yang telah menyatu dalam masyarakat adat setempat dan diakui sebagai marga.
Batak Alas
Batak Keluwat (Kluet)
Batak Singkil[sunting | sunting sumber]
- Bakhat
- Buluara
- Goci (marga keturunan Minangkabau)
- Kembang
- Kesogihen
- Kombih (Kumbi)
- Lingga
- Limbong
- Manik
- Melayu
- Palis
- Ramin
- Siketang
- Sulin
- Ujung
Daftar pustaka
Berita Lain
Semua
F011 - Info Unik Sesuai Status Kita
Informasi Unik ini akan muncul ketika kita login ke aplikasi web silsilahku, info unikl ini didasarkan atas statu kita, seumpama singel maka disuguhkan informasi2 tentang kesehatan remaja, tips mencari jodoh, daftar keluarga lain yang bujang dan lainya Informasi berdasarkan usia akan disuguhkan tentang kesehatan dan informasi yang relefan dengan usia kitadan banyak lagi diantaranya adalah :Daftar Keluarga yang Berstatus Perempuan Single Saat Ini Daftar Keluarga yang Berstatus Laki Laki Single Saat Ini Daftar Keluarga yang Berstatus Perempuan Janda Saat Ini Daftar Keluarga yang Berstatus Laki Laki Duda Saat Ini Daftar Keluarga yang Belum Memiliki Keturunan Saat Ini Daftar Keluarga yang Memiliki Keturunan Setelah Lebih dari 2 Tahun Menunggu Daftar Artikel Untuk Laki Laki Single Daftar Artikel Untuk Perempuan Single Daftar Artikel Untuk Laki Laki Duda Daftar Artikel Untuk Perempuan J
Melihat daftar Keturunan dan Profil
Untuk melihat daftar Keturunan Keluarga besar / Bani, silakan : Klik pada bagian Logo / Nama yang tampil pada bar menu bagian kiri (atas nama kita) tampil seluruh data keluarga mulai generasi prtama dan seterusnya, bagian ini bergantung pada jumlah nama yang diinput oleh admin klik salah satu nama maka akan terbuka halaman detail Profil
F009 - Info / News Keluarga
News / Info keluarga berisi informasi informasi penting keluarga yang perlu dishare dan diketahui oleh semua keluarga. untuk mengakses anda bisa klik menu atas bagian News - Berita keluarga
F015 - Model Bagan Silsilah
ada beberapa jenis model bagan dalam Aplikasi silsilahku diantaranya adalah bagan Ringkas Bagan Lengkap Bagan Cabang 1 Bagan Listing Presentasi dan lainya bagan Ringkas hanya menyajikan person yang memiliki garis keturunan saja tanpa menyertakan foto pasangan, nama yang tertulis adalah nama panggilan
Kekerabatan Parental, Patrilineal dan Matrilineal
Sejak zaman dulu, sistem kekerabatan telah menarik perhatian para ahli ilmu-ilmu sosial. Hal ini karena manusia ingin mengetahui tentang sejarah perkembangan kehidupan keluarga dalam masyarakat sebagai suatu sistem sosial yang menyeluruh. Dalam bahasa lain, kekerabatan adalah unit-unit sosial yang terdiri dari beberapa keluarga yang memiliki hubungan darah atau perkawinan. Anggota dalam kekerabatan terdiri dari ayah, ibu, anak, menantu, cucu, kakak, adik, paman, bibi, kakek, dan seterusnya. Indonesia dikenal dengan keberagamannya, baik dari adat, budaya, tradisi, agama, hingga bahasa. Salah satu keragaman atau keunikan di Indonesia adalah adanya masyarakat di beberapa daerah yang kuat menganut sistem kekerabatan tertentu. Sistem kekerabatan adalah suatu bentuk hubungan sosial yang terjadi karena keturunan atau perkawinan. Menurut para ahli, sistem kekerabatan bisa digunakan untuk menunjukkan struktur sosial masyarakat. Umumnya terdapat dua sistem kekerabatan di Indo
Export Data Keluarga Ke Excel / PDF
Cara Menggunakan Fitur Export Data Keluarga Pergi ke Halaman Data KeluargaBuka halaman data keluarga di aplikasi Anda. Klik Tombol ExportPada halaman tersebut, klik tombol Export yang tersedia
Membagikan Link Hubungan (Akses Tanpa Login)
Tutorial Membagikan Link Hubungan (Akses Tanpa Login) Fitur ini memungkinkan Anda membagikan informasi hubungan antar individu kepada orang lain tanpa perlu login ke aplikasi. Cukup dengan link khusus, penerima dapat langsung melihat detail hubungan yang dimaksud. Langkah-langkah Membagikan Link Hubungan Masuk ke Profil Orang yang DimaksudBuka profil individu yang ingin Anda bagikan informasi hubungannya. Klik Menu Lihat HubunganPada halaman profil, pilih opsi Lihat Hubungan untuk menampilkan detail relasi.
Istilah Keturunan dalam Sunda
Istilah Keturunan Keturunan ke-1 : AnakKeturunan ke-2 : Putu, dalam bahasa Indonesia disebut cucuKeturunan ke-3 : Buyut, dalam bahasa Indonesia disebut cicitKeturunan ke-4 : BaoKeturunan ke-5 : CanggahKeturunan ke-6 : Jangga WarengKeturunan ke-7 : Udheg Udheg Keturunan ke-8 : Kakait SiwurKeturunan ke-9 : GerpakKeturunan ke-10 : Tambak GalengKeturunan ke-11 : DengdengKeturunan ke-12 : JumlengKeturunan ke-13 : GiyengKeturunan ke-14 : CumplengKeturunan ke-15 : AmplengKeturunan ke-16 : MenyamanKeturunan ke-17 : Menya-menyaKeturunan ke-18 : Trah tumerah.
Pengelolaan Akun dan User Akses
Ketika pencatatan data biografi keluarga ini sudah melebih generasi ke 2 atau ke 3 maka, jumlah nama dalam keluarga menjadi banyak dan privasi keluarga harus lebih dijaga. karena jika sudah melebihi 2 generasi, biasanya keluarga cenderung membuat keorganisasian dan aturan tertentu untuk sarana silaturahmi yang lebih inten. maka jika organisasi keluarga ini dicatat melebihi generasi ke 2 perlu dibuat pengelolaan yang lebih baik dengan tujuan menjaga wilayah dan privasi masing2 keluarga besar dari kesatuan induk Buku silsilah yang kita susun Yang dimaksud pengelolaan ini artinya mengelola untuk (CRUD) atau menambah meng edit dan mendelet data keturunan pada area yang ditentukan, bukan dalam artian melihat buku silsilah induk. dalam buku induk, seluruh keluarga besar dari berbagai generasi akan tetap dapat melihat dan membacanya, bisa melihat semua biografi dan data yang ada didalamnya Dalam Aplikasi Silsilahku.com kami membagi menjadi 4 level user, dengan ini
Menganti Detail Aplikasi
Tutorial Mengganti Detail Aplikasi (Nama,Icon/Logo, Kota, Nomor, dll) Pengaturan detail aplikasi memungkinkan Anda menyesuaikan informasi penting seperti nama aplikasi, lokasi (kota), dan nomor kontak. Ikuti panduan berikut untuk melakukan perubahan dengan benar. Langkah-langkah Mengganti Detail Aplikasi Masuk ke Menu Pengaturan AplikasiBuka aplikasi, lalu pilih menu Pengaturan Aplikasi.
Tutorial Membuat Berita Keluarga
📰 Tutorial Membuat Berita Keluarga Fitur Berita Keluarga digunakan untuk menambahkan informasi atau kabar terbaru seputar keluarga dalam aplikasi. 1. Masuk ke Menu Berita Keluarga Buka menu Artikel & Berita Klik submenu Berita Keluarga 2. Tambah Data Berita Klik tombol Tambah Form input berita akan muncul
Istilah Keturunan dalam Jawa (Trah)
Masyarakat Jawa mengenal silsilah keluarga yang disebut dengan urutane turunan. Urutan turunan atau silsilah keluarga dalam Bahasa Jawa digunakan untuk menjelaskan silsilah yang dimulai dari kedua orang tua, yaitu bapak dan ibu. Selain itu, mengenali urutane turunan bagi orang Jawa juga untuk menghindari pernikahan dari keluarga yang memiliki hubungan darah terlalu dekat. Urutane Turunan dalam Bahasa Jawa Urutan turunan atau silsilah keluarga dalam Bahasa Jawa juga terbagi menjadi dua jenis yaitu urutan turunan munggah dan turunan turunan mudhun. 1. Urutan Turunan Munggah Urutan turunan munggah meliputi urutan generasi keluarga dari orang tua ke atas, yaitu: Wong tuwo: orang tua, bapak dan ibu. Embah: kakek dan nenek, orang tua dari bapak dan ibu. Buyut: kakek dan nenek buyut, orang tua dari embah. Canggah: kakek dan nenek dari embah. Wareng: orang tua dari cang
Tutorial Import Data Seluruh Keluarga
Tutorial Import Data Seluruh Keluarga Fitur import data digunakan untuk mempermudah proses input anggota keluarga dalam jumlah banyak melalui file Excel. Dengan metode ini, Anda tidak perlu memasukkan data satu per satu secara manual. Langkah-langkah Import Data Keluarga 1. Download & Isi File Excel Download template file Excel yang telah disediakan Download Template Isi data keluarga sesuai format yang tersedia pada file Pastikan seluruh data diisi dengan benar agar proses import berjalan lancar 2. Hubungi Admin Setelah file selesai diisi, hubungi admin untuk proses import data dengan format yang telah ditentukan. &
F005 - Halaman Sponsor
Halaman Sponsor adalah halaman yang memuat icon2 dan logo usaha dari seluruh keluarga kita, Logo ini akan dimunculkan pada bagian bawah halaman website silsilah, jika di klik maka logo ini mengarah kepada pemilik usaha yang dalam hal ini keluarga kita, kita bisa mengetahui detail sekaligus menghubunginya. tujuanya agar smua keluarga tahu dan diharapkan bisa menggunakan jasa atau usaha yang dikerjakan oleh keluarga kita tersebut
Tutorial Mengganti Detail Pernikahan & Perceraian
Tutorial Mengganti Detail Pernikahan & Perceraian Fitur ini digunakan untuk memperbarui informasi data pernikahan maupun perceraian yang telah tersimpan pada aplikasi. Cara Mengganti Detail Pernikahan / Perceraian Masuk ke menu Transaksi Pilih submenu Pernikahan Utama (untuk pernikahan) / Perceraian (untuk perceraian)
Istilah Kekerabatan dalam Sunda (pancakaki )
Istilah Kerabat dan KeluargaMelansir berbagai sumber, berikut adalah istilah silsilah, kekerabatan dan persaudaraan dalam bahasa sunda yang mesti kamu pahami: ADI (adek) : Sebutan untuk saudara kandung yang umurnya lebih muda. LANCEUK (kakak) : Sebutan untuk saudara kandung yang umurnya lebih tua. UW
Tutorial Membuat Album & Upload Foto di Gallery
Tutorial Membuat Album & Upload Foto di Gallery Fitur Gallery memungkinkan kamu membuat album dan mengunggah foto dengan mudah. Ikuti langkah-langkah berikut: 1. Masuk ke Menu Gallery Buka menu Artikel & Berita Klik submenu Data Gallery 2. Tambah Album Baru Klik tombol Tambah Isi data album (misalnya: nama a
F010 - Peristiwa Sejarah
Peristiwa Sejarah, menampilkan peristiwa yang terjadi di tanah air berdasarkan tahun tertentu, peristiwa bisa berupa catatan sejarah yang sudah disediakan oleh sumber kredible termasuk wikipedia, kita juga dapat menambahkan informasi atau menulis peristiwa yang berkaitan dengan hal yang terjadi pada kluarga besar kita di tahun tertentu sehingga jika tahun tersebut berkaitan dengan 3 fase kehidupan kita / keluarga dalam catatan silsilah ini, peristiwa akan muncul sebagai peristiwa penyerta yang mewarnai kehidupan. sehingga kita dapat belajar sejarah ketika membuka profil tertentu
Pancakaki, Silsilah Keluarga dalam Bahasa Sunda V2
Pancakaki adalah istilah bagi orang Sunda untuk menyebut silsilah keluarga atau garis keturunan. Sebutan-sebutan untuk garis keturunan atau saudara dijelaskan dalam pancakaki ini. Mengetahui pancakaki ini perlu karena di Sunda ada adat yang mengharuskan anggota keluarga menyebut anggota keluarga dengan benar. Sehingga untuk mengetahuinya harus mengikuti aturan pancakaki ini.Dalam buku Peperenian Urang Sunda, Rachmat Taufik Hidayat (2005) dijelaskan bahwa dalam adat istiadat orang Sunda, pancakaki memiliki dua arti. Yang pertama, pancakaki berarti hubungan orang dengan orang lain yang bertalian keluarga atau masuk dalam saudara. Kedua, pancakaki berarti menelusuri riwayat kekeluargaan. Misalnya saat bertemu orang yang diduga memiliki hubungan kekeluargaan (biasanya karena diketahui berasal dari satu kampung), biasanya akan ada percakapan seperti ini. "Cing, papanggih urang di pancakaki heula, perenah kumaha saenyana Ujang jeung Emang téh?". Yang artinya "C
F002 - Daftar Keluarga
Deskripsi :Daftar keluarga adalah daftar Nama nama dalam catatan keturunan yang bisa kita lihat satu per satu detail profilnya. didalamnya memuat semua nama mulai generasi 1 sampai dengan generasi terakhir yang telah kita tulisLokasi/Cara Akses : Ketika membuka Halaman leluhur (seperti yang sudah di terangkan pada F001), maka disana akan muncul semua nama dalam silsilah keluarga, berupa icon foto dan nama panggilnya, Kita bisa menemukan saudara kita dari berbagai generasi diatas kita, dibawah maupun yang 1 generasi dengan kita, Mengetahui jumlah Nama yang menjadi Keturunan inti dari leluhur maupun jumlah semua keluarga termasuk pasangan Menampilkan halaman Buku pada halaman leluhur / person ini anda bisa melihat buku yang telah terekap secara otomatis pada tombol Lihat Buku